Menjaga Keamanan Bersama dengan Swab Antigen

SMAN 97 Jakarta telah melakukan tes antigen pada siswa kelas XI yang bersedia datang. Tes ini dilakukan sebagai cara untuk menjaga keamanan warga sekolah setelah bergulirnya program pembelajaran tatap muka.
SMAN 97 Jakarta merupakan salah satu sekolah di DKI Jakarta yang melaksanakan progam pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. PTM yang dilakukan di SMAN 97 Jakarta menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Untuk mengetahui keberhasilan protokol kesehatan yang dilakukan pada program PTM, SMAN 97 Jakarta mengadakan tes covid untuk siswa dan guru pada hari Kamis (18/11/2021).

Pengetesan terhadap siswa kelas XI SMAN 97 Jakarta menggunakan antigen, sementara para guru menggunakan PCR. Akurasi tes PCR memang lebih tinggi dibanding antigen, tetapi hasil tes antigen keluar lebih cepat, sehingga siswa dapat menunggu hasil tes di sekolah. Adapun pengambilan bahan uji antigen dan PCR menggunakan cara yang sama, yaitu metode swab.

Tes dilakukan secara bergiliran sesuai dengan kelas rombongan belajar siswa, dimulai dari kelas XI IPS 6 dan diakhiri dengan kelas XI MIPA 1. Acara ini berlangsung dari pukul 09.00 pagi sampai 12.00 siang. Jumlah siswa yang dijadikan sample berjumlah 359 orang.

Pak Sutrisno, sebagai kepala satgas penanggulangan covid di SMAN 97, menyatakan bahwa tes swab antigen yang dilakukan telah sesuai dengan arahan dari dinas.
“Arahan dari dinas, ini kan kita melakukan sampling. Jadi, dicari, kalau kemarin hanya gurunya, sekarang siswa dan guru. Gurunya PCR, sedangkan siswanya antigen,” ujarnya saat diwawancarai setelah acara usai.
Beliau juga menyatakan bahwa tidak ada yang harus dikhawatirkan, sebab, pengambilan sample hanya tindakan preventif yang diambil sekolah. “Karena di tempat lain juga kemarin ada terbukti ada yang terpapar,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai apakah akan ada tahap kedua dari pengambilan sample yang dilakukan, Pak Sutrisno menjawab, “Tadi ada kabar dilanjutkan hari Senin, karena tes PCR gurunya masih ada yang belum ikut,”.
“Kalau melihat hari ini hingga siang ini sih InshaAllah. Jadi total kita kan 359 yaa, alhamdulillah MIPA 1, 2, 3 sudah, negatif semua. Progress-nya bagus lah dari siswa juga dari guru,” ujar Pak Sutrisno saat ditanya mengenai kesuksesan acara tes ini. Jadi, dapat disimpulkan bahwa program pendidikan tatap muka di SMAN 97 Jakarta berjalan dengan baik, terbukti dari nihilnya kasus positif pada acara testing guru dan murid.

-K.U.S-

Leave a Comment